Cari

Rabu, 03 Juli 2013

Cerpen: Ratu Vienny Fitrilya (Viny)

Indahnya Cinta (Inspirasi: @Viny_JKT48) 


Kupandangi wajahnya. Sungguh cantik dirinya. Ya, sudah lama aku tergila-gila pada Viny, anak kelas XI IPA. Aku dan Viny sudah sangat akrab. Walau kami beda kelas, tapi kami sering sekali bicara saat jam istirahat. 

"Jovan..." panggil Viny, membuyarkan lamunanku.
"Apa?" tanyaku kaget. 
"Kamu nanti sibuk gak???" tanya Viny.
"Gak kok, kenapa?" tanyaku.
"Nanti malem anterin aku ke acara ulang tahun Fitry ya..." ajak Viny.
"Ohhh Fitry hari ini ulang tahun... oke oke..." kataku menyanggupi.

Malamnya, aku berangkat ke rumah Viny. Ku pacu Kawasaki Ninja ku menuju kerumah Viny. Namun, saat aku menjemput Viny, betapa kagetnya aku saat orangtua Viny tidak membolehkan Viny berangkat bersamaku. 

"Sana pulang kamu!!!" bentak papa Viny.
"Tapi om..." kataku.
"Kamu gak dengar apa yang om bilang???!!!" bentak papa Viny lagi.
"Papa kenapa sihhh paaaa....???" ujar Viny sambil menangis.
"Biar papa yang antar kamu!!!! Papa gak suka ngelihat teman kamu ini!!!!" jelas papa Viny.

Akupun memacu kendaraan dengat sangat kencang. Aku bingung, kenapa Papa Viny tidak suka dengan aku. Apa ada yang salah dari tingkahku? Aku pun pulang kerumah dengan perasaan campur aduk. 

Besoknya aku bertanya kepada Viny. Namun, Viny malah memintaku menjauh darinya.

"Vin..." panggilku.
"Kamu jangan deket-deket aku lagi. Kita putus..." ujar Viny mengagetkanku.
"Tapi Vin, aku salah apa sama kamu??? Kalau aku ada salah, maafin aku Vin. Aku mau hubungan kita ini terus berjalan." kataku ke Viny
"Aku gak bisa Van!!! Orangtua aku gak suka aku deket sama kamu!!!!" jelas Viny membuatku kaget.
"Biar aku kerumahmu nanti malam!!" ujarku.
"Tapi Van...." kata Viny
"Biar aku yang bicara ke orangtua kamu..." kataku meberanikan diri.

Malamnya, aku sengaja jalan kaki ke rumah Viny. Walaupun saat itu cuaca sedang gerimis. Aku berbicara kepada orangtua Viny. Mereka tidak suka dengan aku karena menganggap aku cowok tidak benar. Papa Viny mengusirku. Kulihat Viny menangis. Aku pun pulang dengan hati yang hancur lebur. Karena cinta!!

Tapi itu dulu. Ku peluk Viny dan ku kecup keningnya. Ya, aku telah resmi menjadi suami dari Viny. Entah apa yang membuat Orangtua Viny berubah pikiran, yang jelas aku sekarang bahagia. Karena merasakan indahnya cinta...


Cinta memang terkadang bisa membuat kita sakit hati. Namun percayalah, jika kamu mau berusaha dan berdoa demi mengejar cintamu, kamu akan merasakan betapa indahnya cinta.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan sopan... Ini cuma cerpen... Saya hanya ingin penilaian dari anda...