"Mungkinkah....." ujar Yupi
"Mungkin apa Yup?" tanya Ray.
"Aku sepertinya tau siapa pelakunya...." ujar Yupi yakin.
"Si, siapa?" tanya Ray makin penasaran.
"Itu nanti ajah, Mari kita pecahkan kode ini dulu..." ujar Yupi.
Sementara itu, Fahri masih berusaha meminta maaf ke Nadila. Seribu cara telah ia lakukan demi maaf Nadila, namun Nadila masih belum memaafkan Fahri.
"Gimana, lu udah baikan ama Nadila?" tanya Naufal.
"Belum Fal, entahlah, gue capek... Mungkin udah waktunya kita putus..." jawab Fahri lemas.
"Kasihannnnn....." ujar Naufal.
"Bantuin gue kekkk!!!" ujar Fahri.
"Gue bisa bantu lu...." potong Risky.
"Serius lu Ris???!!!" tanya Fahri.
"Eiittt, tpi ada syaratnya...."
"Apaan syaratnya?" tanya Fahri penasaran.
"Syaratnya...."
"Jadi, angka-angka itu bukan kode?" tanya Ray.
"Bukan, angka itu bukan kode, melainkan nomor kode guru yang ada di sekolah ini...." jelas Yupi
"Ayo kita ke ruang piket, kita cari datanya..." ajak Ray
"Ayo..." ujar Yupi.
Yupi dan Ray pun ke ruang piket untuk mencari data kode guru di sekolah itu. Mereka terus mencari. Setiap halaman, mereka teliti.
"Ketemu!!!!!!!" teriak Ray.
"mana?" tanya Yupi.
"Nihhh..." jawab Ray.
"Hmmmm, terungkap sudah kasus ini..." ujar Yupi sambil tersenyum...
Siapakah sebenarnya pelaku pembakaran sekolah yang sebenarnya?
- BERSAMBUNG
Part 8: Cooming Soon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan sopan... Ini cuma cerpen... Saya hanya ingin penilaian dari anda...