Cari

Kamis, 22 Agustus 2013

Misteri Sekolah Hantu (Part 4)




Part Sebelumnya


*Keesokan hari nya*

"Ke mana ajah lu bro gak masuk...? Kemarin si Risky meluk-meluk Nadila lho... Walaupun si Nadila nya kayaknya jijik..." tanya Naufal sambil ngeledek Risky
"What??? Si Risky meluk Nadila? Lu cari gara-gara ye Ris?" tanya Fahri marah
"Woles kali... gue cuma nenangin dia kok..." jelas Risky.
"Nenangin? Emang kenapa dia?" tanya Fahri bingung.
"Kemarin si Nad panik gara-gara si Shania kerasukan..." jelas Naufal.
"Kerasukan? Kerasukan si Risky?" ujar Fahri ngeledek Risky.
"Gue gampar lu Fahr..." ujar Risky ngambek.

Sedang asik berbincang, tiba-tiba mereka bertiga dikejutkan dengan suara tangis seorang wanita. Mereka pun kaget. Mereka mencari asal suara tangis yang terdengar samar-samar itu. Asalnya dari pojok, namun mereka tidak melihat siapa-siapa disana.

"Gilaaaa............. Siapa tuhhh yang nangis??? Hihhh...." ujar Fahri ketakutan.
"Keluar yukkk... seremmm...." ajak Naufal.
"Yuuukkk...." ujar Risky dengan wajah yang pucat karena ketakutan.

Saat akan keluar, tiba-tiba mereka berpas-pasan dengan Yupi. Mereka menceritakan apa yang mereka alami barusan di kelas.

"Masa sihhh?" tanya Yupi tidak percaya mendengar cerita Naufal.
"Sumpah Yup!!!" ujar Risky meyakinkan Yupi.
"Ikut gue ke kelas..." ajak Yupi.

Saat dalam perjalanan menuju ke kelas X Ipa 4, mereka ber embat bertemu dengan Nadila.

"Lho, biebh, kamu udah masuk? Kok gak ngabarin sihh...?!" tanya Nadila sewot.
"Ya kan buat suprise Nad..." ngeles Fahri.
"Hai beibh..." panggil Risky saat Kinal, anak X IPS 2 lewat.
"Hehh! Apa lu bilang???!!!" tanya Kinal marah. Kinal memang dikenal murid yang sangat judes.
"ka... kagak Nal, canda..." ujar Risky ketakutan.

Mereka ber-lima pun sampai dikelas. Kelas tampak lebih mencekam saat itu. Yupi tampak kaget melihat sosok wanita yang duduk di bangku paling pojok. Ia lalu memejamkan matanya. Saat ia membuka mata, ia terkejut saat tiba-tiba sosok itu sudah ada didepannya sambil memegang pundaknya.

"Tolonggg.......... Cari orang itu......... Guru ditahun 1981...... Tolongggggg bantu kami.........!!!" teriak sosok itu didepan Yupi, lalu menghilang.
"Kenapa Yup? Kok muka lu pecet gitu?" tanya Risky bingung.
"Nggak.. gak apa..." jawab Yupi bohong.

Yupi bingung, siapa guru yang sosok itu maksud. Ada banyak guru di tahun 1981 yang masih mengajar sampai sekarang di sekola itu. Ia pun menaruh tasnya di bangku. Saat ia menaruh tas nya di bangku, tanpa sengaja ia menemukan secarik kertas. Ia pun mengambil kertas. Dan betapa kagetnya ketika ia membaca tulisan di kertas itu...





Apa sebenarnya tulisan yang ada di kertas itu sehingga membuat Yupi kaget?



- BERSAMBUNG





Part 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan sopan... Ini cuma cerpen... Saya hanya ingin penilaian dari anda...