Kisah
Cinta Madridista-Cules (Inspirasi: @frieskaJKT48)
"GOLLLLLLL.......!!!!!!!"
teriak Rohim saat Cristiano Ronaldo mencetak gol ke gawang Barca. Skor kini 1-0
untuk Madrid dan waktu tersisa 3 menit lagi. Perempuan pendukung Barca yang ada
di sebelah Rohim hanya bisa tertunduk lesu ketika sepakan bebas pemain yang
akrab dipanggil "CR7" itu masuk ke gawang Jose Pinto. Perempuan itu
adalah Frieska. Ia sudah menyukai Barcelona sejak umur 12 tahun. Ia mengikuti
jejak ayahnya yang juga seorang Cules. Ia bahkan sering pergi ke Catalan,
Spanyol hanya untuk meliat Camp Nou, stadion kebanggaan Barcelona.
"Sabar ya Fries.....
wakakakakakakkkk....." ledek Rohim
"Apaan sih, gak Respect
banget... Nyesel gue kenalan sama lu...." jawab Frieska gondok.
"Yaelah gitu doang
ngambek....." ledek Rohim dengan senyum penuh kemenangan. Frieska hanya
bisa cemberut.
Ya, Rohim dan Frieska memang baru
berkenalan di tempat nobar itu. Saat itu, Frieska sedang mencari tempat duduk
untuk nobar, dan Rohim menawarkan tempat duduk disebelahnya untuk Frieska.
"GOLLLLLLL......!!!!!"
teriak Rohim lagi saat sundulan Ramos di menit 90' menjebol gawang Barca.
"Anjir..... Kipernya bego
banget sihhh....." teriak Frieska kesal karena timnya kembali kebobolan.
"Salah sendiri dukung
Barca....." ledek Rohim.
"Ihhh, kamu ini slalu gk pernah
Respect sama fans lawan...." ujar Frieska sambil memukul pundak Rohim.
"Gimana lagi, Madrid hebat sihhh....."
kata Rohim bangga. Frieska kembali hanya bisa cemberut.
Pulang nobar, Rohim pun meng-invite
pin BB yang dikasih Frieska ditempat nobar. Mereka berdua saling chating lewat
BBM.
"Cieeeee yang kalahhh....
;p" chat Rohim
"apaan sihhh..... -___-"
balas Frieska.
"hahahahaha... besok ketemuan
yuk di PIM...." ajak Rohim
"boleh.... kebetulan besok
kuliahku kosong.... jam berapa?" tanya Frieska.
"Jam 12 ajah.... Tapi kamu
pakai kostum Barca ya.... :p" kata Rohim bercanda.
"zzzzz..... -_____-" balas
Frieska.
"Wakakakakakakakakakkkk........
=))" balas Rohim, menutup chating mereka malam itu.
Besoknya jam 11, Rohim sudah
siap-siap menjemput Frieska di daerah mangga dua. Diambilnya kunci mobil
Ferrari persembahan dari Ayahnya itu. Ia sudah memikirkan rencana nonton di PIM
bersama Frieska.
Sampailah Rohim di rumah Frieska. Rumah Frieska sangat mewah, dengat tembok bercat putih. Frieska dan mamanya sudah menuinggu kedatangan Rohim dari tadi.
"Assallammualaikum
tante..." salam Rohim ke mamanya Frieska.
"Waalaikumsalam.... oh jadi ini
yang namanya Rohim.... Ganteng juga ya..." kata mama Frieska menggoda.
"Ahhh tante bisa ajah...
hahahahaha...." jawab Rohim malu malu.
"Cieeee yang pacaran...."
goda Melody, kakak Frieska.
"Apaan sihhh mbak....."
jawab Frieska sewot.
"ya udah berangkat sana.....
itu pacarnya udah nunggu..." perintah mama Frieska sambil mengedipkan mata
ke Melody.
"Apaan pacaran? Orang baru
semalem ketemu di tempat nobar....." jawab Frieska masih dengan nada yang
sewot.
"iya tante... Frieska semalem ngambek
timnya kalah sama tim saya...." ledek Rohim
"ihhhh, kamu ini.... Jadi gak
sihhh???" tanya Frieska udah agak ngambek.
"Jadi lah... yuk,
masuk...." ajak Rohim. Frieska lalu masuk ke mobil Ferrari berwarna hitam
itu.
"Mari mbak, tante, saya
berangkat dulu...." pamit Rohim.
"Iya... hati-hati, Frieska
kalau udah ngambek suka nyebelin...." kata Melody sambil ketawa
"hahahahaha...." tawa
Rohim
Di perjalanan menuju PIM, Frieska
membuka percakapan mereka didalam mobil saat itu.
"Mau ngapain kita ke PIM?"
tanya Frieska
"Nonton ajah.... Gimana kalau
nonton film horor?" ajak Rohim.
"Gak ahhh.... Entar pasti kamu
cari-cari kesempatan..." tolak Frieska
"Yahhh nggak lah... terus kamu
mau nonton apa?" tanya Rohim
"emmmmm, Fast and Furios 6 ajah
gimana?" ajak Frieska.
"ohh... Kamu suka film yang
menantang gitu?" tanya Rohim
"Suka kok..." jawab
Frieska
Sampailah mereka di PIM. Di PIM,
Rohim tanpa sengaja bertemu teman-teman Madridista nya.
"Heyyy bro...." sapa teman
Madridista Rohim.
"Wiihhhhh, lagi ngapain
lu???" tanya Rohim
"Lagi jalan bro... Jadi pacar
lu sekarang Cules bro? Apa gak bertengkar terus tuhhh? hahahahaha...."
canda teman Rohim.
"Gak lah...." kata Rohim.
"Ehhhh gini yah, kita gak
pacaran, cuma temen ajah...." potong Frieska menjelaskan.
"Ohhh... Kirain pacaran...
Emang ya bro, nasib lu emang Jomblo sampai mati.... hahahahahaha" ledek
Temen Rohim
"Kamprettttt lu...!!!!!"
jawab Rohim sewot"
Rohim dan Frieska akhirnya memesan
tiket nonton Fast & Furrios 6 di XXI. Setelah memesan tiket, mereka
langsung membeli popcorn dan minum, lalu langsung masuk ke studio 4. Sepanjang
film berlangsung, Rohim tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Frieska. Ia
merasa nyaman jika jalan bareng Frieska. Ia pun mulai jatuh cinta sama Frieska.
Setelah nonton, Rohim mengajak Frieska
makan di salah satu restoran Jepang di Jakarta. Ia pun langsung menyatakan
perasaanya itu kepada Frieska.
"Fries, ada yang mau aku
omongin ke kamu nihh...." kata Rohim
"ngomong ajah...."
perintah Frieska
"Jadi gini, sejak ketemu kamu
kemarin, ada perasaan yang menurut aku beda... Setiap ngomong sama kamu, aku
slalu merasa deg-degan.... Kayaknya, aku jatuh cinta Fries, sama kamu..."
ujar Rohim malu-malu.
"Ka... Kamu serius Him?"
tanya Frieska kaget.
"Serius Fries... Kamu mau, jadi
pacar aku?" tembak Rohim dengan sangat grogi.
"Aku mau... Aku juga cinta sama
kamu Him...." jawab Frieska
Mereka pun resmi berpacaran.
Pulangnya, Rohim membicarakan hubungannya dengan Frieska kepada Orang tua
Frieska. Dan betapa bahagianya Rohim ketika kedua orang tua Frieska merestui
hubungan mereka. Bahkan, sebulan kemudian mereka resmi bertunangan.
"Aku bahagia banget
Him..." kata Frieska dia acara pertunangan mereka.
"Aku juga... Aku akan selalu
mencintaimu, apapun yang terjadi... Aku harap, kita bisa terus bersama hingga
ajal menjemput. jawab Rohim.
Mereka pun berpelukan sangat erat...
Begitu eratnya. Bahkan badai pun sepertinya tidak akan bisa memisahkan
mereka....
"ohhhhh, jadi gitu ceritanya...
Romantis banget ya...." goda Panji, anak pertama Frieska dan Rohim.
"Iya kak, romantis banget...
Padahal Papa sama Mama ini fans Madrid sama Barcelona..." ujar Rio, anak
kedua Rohim dan Frieska.
"Hahahahaha... Ayo lanjut
makan....." ujar Rohim sambil tersenyum. Rohim pun mencium kening Frieska
dengan mesra.
Ini adalah kisah dimana fans Real
Madrid dan fans FC Barcelona yang saling bermusuhan, bisa bersatu bahkan
menikah dan memiliki keluarga yang bahagia. Cinta memang tidak kenal batas. Mau
usia, agama, bahkan klub yang disukai. Jadi, mengapa fans Barca dan Madrid
masih sering saling mengejek dan bertengkar? Padahal, mereka bisa saling tukar
pendapat antar fans dan saling RESPECT satu sama lain. Bukankah perbedaan itu
hal yang paling indah? Silahkan anda menilai sendiri.....
******************************************************************************

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan sopan... Ini cuma cerpen... Saya hanya ingin penilaian dari anda...